Phinisi
Peta Holistik Interaktif Ekonomi–Lingkungan Desa di Sulawesi Selatan yang Inklusif
Disusun oleh:
Almira Ajeng Pangestika

Peta Holistik Interaktif

Tabel Atribut Ekonomi–Lingkungan Desa Sulawesi Selatan

No Kabupaten Kecamatan Desa mean_NO2 mean_nightlight mean_NDVI mean_LST Cluster

Keterangan Penelitian

Penelitian ini menggunakan variabel:

  • In_NO2: In transformasi konsentrasi NO2 sebagai variabel dependen.
  • In_nightlight: In transformasi nilai nightlight (cahaya malam hari) sebagai variabel bebas.
  • (In_nightlight^2): kuadrat dari In_nightlight sebagai variabel bebas (untuk menangkap efek non-linear).
  • mean_NDVI: rata-rata Normalized Difference Vegetation Index, sebagai proxy vegetasi.
  • mean_LST: rata-rata Land Surface Temperature, suhu permukaan bumi.

Kemudian dilakukan clustering menjadi 4 bagian setiap desanya. Penjelasan Karakteristik Setiap Klaster:

🌿 Klaster 1 – Desa dengan Aktivitas Manusia Sedang hingga Tinggi

  • Jumlah desa: 819 desa
  • Karakteristik utama: merepresentasikan desa dengan aktivitas ekonomi dan sosial cukup aktif, disertai tingkat polusi yang relatif tinggi.
  • Rincian karakteristik:
    • a. Konsentrasi NO₂: 0.0000442 → tinggi, urutan kedua setelah Klaster 4
    • b. NDVI: 0.404 → vegetasi sedang
    • c. Nightlight: 1.83 → aktivitas cahaya malam cukup signifikan
    • d. LST: 31.7°C → suhu permukaan relatif hangat

🌳 Klaster 2 – Desa Alami dengan Vegetasi Lebat dan Polusi Rendah

  • Jumlah desa: 656 desa
  • Karakteristik utama: mencerminkan desa yang masih alami dengan kondisi lingkungan baik dan aktivitas manusia rendah.
  • Rincian karakteristik:
    • a. Konsentrasi NO₂: 0.0000367 → terendah, menandakan polusi udara rendah
    • b. NDVI: 0.565 → tertinggi, vegetasi lebat
    • c. Nightlight: 0.326 → sangat rendah, aktivitas malam minimal
    • d. LST: 25.0°C → terendah, suhu lingkungan sejuk

🌾 Klaster 3 – Desa dengan Kondisi Alami Sedang dan Aktivitas Manusia Moderat

  • Jumlah desa: 1.412 desa (klaster terbesar)
  • Karakteristik utama: desa dengan keseimbangan antara aktivitas manusia dan kondisi lingkungan yang masih cukup terjaga.
  • Rincian karakteristik:
    • a. Konsentrasi NO₂: 0.0000388 → sedang
    • b. NDVI: 0.537 → sedang hingga tinggi
    • c. Nightlight: 0.469 → rendah namun lebih tinggi dari Klaster 2
    • d. LST: 30.1°C → sedang

🌆 Klaster 4 – Desa Urban Padat dengan Polusi Tinggi dan Vegetasi Minim

  • Jumlah desa: 144 desa (paling sedikit)
  • Karakteristik utama: menggambarkan desa dengan tingkat urbanisasi tertinggi dan tekanan lingkungan paling berat.
  • Rincian karakteristik:
    • a. Konsentrasi NO₂: 0.0000498 → tertinggi, menunjukkan polusi berat
    • b. NDVI: 0.213 → terendah, vegetasi minim atau terdegradasi
    • c. Nightlight: 25.5 → sangat tinggi, menunjukkan aktivitas urban intens
    • d. LST: 36.0°C → tertinggi, kemungkinan efek urban heat island

Kesimpulan Umum

  • Klaster 1 dan Klaster 4 → Desa dengan aktivitas manusia dan tingkat urbanisasi tinggi, disertai polusi NO₂ lebih besar.
  • Klaster 2 dan Klaster 3 → Desa yang lebih alami dengan tutupan vegetasi lebih baik dan polusi rendah.
  • Klaster 2 merupakan klaster paling hijau dan sejuk, sedangkan Klaster 4 paling urban dan panas, kemungkinan berperan sebagai pusat aktivitas perkotaan di Sulawesi Selatan.